Wednesday, April 24, 2019

Game Free Fire Segera Rilis Elite Pass Terbaru Bertema Steampunk

Free Fire Segera Rilis Elite Pass Terbaru Bertema Steampunk
By Yuni Usmanda / 29 November 2018
Untuk semakin menambah keseruan petualangan para pecinta game battle royale, Garena Free Fire Indonesia kembali mengeluarkan Elite Pass untuk game battle royale andalannya. Yap, Elite Pass untuk musim ketujuh ini akan berjudul Elite Pass: Steampunk Revolution. Elite Pass ini bakal membawa lo ke era awal pengembangan teknologi mesin uap yang dipadukan dengan tampilan dari Barat pada zaman dahulu.
Di Elite Pass: Steampunk Revolution, lo akan ditemani dengan berbagai tampilan fashion bundle yang bernuansa mekanik pada zaman revolusi industri. Selain fashion bundle, lo juga bisa mendapatkan hadiah berupa gold, luck royale ticket, dan berbagai loadout.
Spesialnya lagi, Elite Pass: Steampunk Revolution bisa lo beli melalui pre-order. Jika lo ikutan pre-order Elite Pass ini pada periode 28—30 November 2018, lo akan mendapatkan hadiah tambahan berupa backpack skin Steampunk Backpack. Sama seperti Elite Pass pada musim-musim sebelumnya, ada berbagai hadiah eksklusif yang siap dibagi-bagikan, di antaranya Mad Professor Parachute, Jetpack Backpack, Alchemist Bundle Female, Mechanical Core Surfboard, dan Steampunk Bundle Male.
Selain Elite Pass, Free Fire juga akan menghadirkan Diamond Royale baru, yaitu Techno Gamer. Jika Elite Pass mengangkat tema Steampunk, tema yang dihadirkan di Diamond Royale kali ini adalah Cyberpunk yang dipenuhi dengan ornamen high-tech dan futuristik.
Berbanding terbalik dengan Elite Pass musim ini, tampilan dari grand prize Techno Gamer justru akan membawa lo ke masa depan, saat teknologi sudah berkembang sangat pesat. Dilengkapi dengan Goggle Virtual Realityfashion bundle kali ini akan memberikan suasana seakan-akan pemain ada di dalam dunia game.
Kalau lo main Free Fire, yuk, jelajahi masa lampau lewat Elite Pass: Steampunk Revolution dan miliki berbagai hadiah eksklusifnya. Kalau lo belum main Free Fire, buruan unduh gamenya di smartphone lo. Jangan lupa pantengin Kincir.com buat dapatin update seputar game lainnya, ya!

Wednesday, April 3, 2019

CARA MEMASANG WALPAPER YANG BENAR

C. BEBAS 

cara memasang wallsticker

Caranya mudah kok! Nah, berikut ini 7 step memasang wall sticker. Sobat Enportu perhatikan ya.
Langkah #1 : Kamu bisa pilih permukaan dinding yang memiliki tekstur halus dan rata. Permukaan tembok yang kurang bagus, biasanya berpengaruh pada kekuatan dan daya lekatnya. Untuk itu, penting bagi kamu untuk memastikan dahulu permukaan temboknya.
Langkah #2 : Apabila dinding baru selesai dicat, sebaiknya jangan dahulu kamu tempelkan. Paling tidak, kamu dapat menunggu minimal hingga 3 minggu. Hal ini sama seperti point pertama, jika cat benar-benar belum kering sempurna, daya lekat wall sticker tidak dapat maksimal.
Langkah #3 : Sebelum lanjut ke tahap cara memasang wall sticker, kamu bisa memsersihkan permukaan dinding terlebih dahulu. Bersihkan hingga tidak ada kotoran, air, debu dan minyak. Bila dirasa perlu, kamu bisa bersihkan dinding dengan lap yang sudah dibasahi. Setelah dibersihkan, pastikan sampai tembok benar-benar kering sebelum dilakukan penempelan.
Langkah #4 : Tahap ini lebih ke konsep. Sebelum kamu mulai memasang wall sticker, ada baiknya kamu pelajari konsep yang kamu inginkan lebih lanjut. Apa bila model yang kamu pilih sedikit rumit untuk diaplikasikan, kamu dapat memotongnya menjadi 2 bagian, kemudian lanjut menemperlnya secara berdampingan. Bisanya, wall sticker dengan ukuran yang besar akan sedikit sulit jika ditempel langsung.
Kamu juga harus memastikan bentuk wall sticker yang kamu pilih sesuai dengan konsep yang kamu inginkan. Walaupun, wall sticker dapat di lepas pasang dan di pindah-pindahkan, namun hal itu tentu kurang baik. Semakin sering kamu melakukannya, maka kekuatan daya rekatnya juga akan semakin menurun.
Langkah #5 : Proses melepaskan bagian belakang penempel juga harus hati-hati. Usahakan melakukannya dengan pelan-pelan.
Langkah #6 : Jangan langsung menempelnya. Sebaiknya, pastikan dahulu posisi yang benar-benar kamu inginkan. Jangan ditekan sampai posisinya benar-benar sesuai. Jika sudah, kamu bisa tekan dengan tangan ataupun kain lembut secara perlahan.
Langkah #7  : Hal yang harus kamu perhatikan, yaitu saat proses penekanannya. Lakukan dari ujung yang satu sampai ujung lainnya. Kenapa harus dari ujung? Hal ini agar wall sticker tidak mengalami pengelembungan. Kesalahan dalam proses penekanan, bisa mengakibatkan ada udara terjebak didalamnya, sehingga wall sticker tersebut sedikti menggelembung.

SOSIAL BUDAYA

B. SOSIAL

indonesiaku
Pengertian sosial budaya
Sosial budaya terdiri dari dua kata yaitu sosial dan budaya. Sosial berarti segala sesuatu yang berhubungan dengan masyarakat sekitar.  Sedangkan budaya berasal dari kata bodhya yang artinya pikiran dan akal budi. Budaya juga diartikan sebagai segala hal yang dibuat manusia berdasarkan pikiran dan akal budinya yang mengandung cinta dan rasa.  Jadi kesimpulannya adalah sosial budaya merupakan segala hal yang di ciptakan manusia dengan pikiran dan budinya dalam kehidupan bermasyarakat.
Pengertian sosial budaya menurut para ahli
  • Andreas Eppink: sosial budaya atau kebudayaan adalah segala sesuatu atau tata nilai yang berlaku dalam sebuah masyarakat yang menjadi ciri khas dari masyarakat tersebut.
  • Burnett : kebudayaan adalah keseluruhan berupa kesenian, adat istiadat, moral, hukum, pengetahuan, kepercayaan dan kemampuan olah pikir dalam bentuk lain yang didapatkan seseorang sebagai anggota masyarakat dan keseluruhan bersifat kompleks.
Sosial budaya dapat memberikan dampak- dampak tersendiri bagi bagi masyarakat sekitar. Dampak ini dapat berupa positif dan negatif. Dampak positifnya bisa berupa:
  1. Sebagai pedoman dalam hubungan antara manusia dengan komunitas atau kelompoknya.
  2. Sebagai simbol pembeda antara manusia dengan binatang.
  3. Sebagai petunjuk atau tata cara tentang bagaimana manusia harus berperilaku dalam kehidupan sosialnya.
  4. Sebagai modal dan dasar dalam pembangunan kehidupan manusia.
  5. Sebagai suatu ciri khas setiap kelompok manusia.
Sementara dampak negatifnya adalah:
  1. Menimbulkan kerusakan lingkungan dan kelangsungan ekosistem alam.
  2. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang kemudian menjadi penyebab munculnya penyakit-penyakit sosial, termasuknya tingginya tingkat kriminalitas.
  3. Mengurangi bahkan dapat menghilangkan ikatan batin dan moral yang biasanya dekat dalam hubungan sosial antar masyarakat.
Jadi, terciptanya sebuah kebudayaan atau sosial budaya di masyarakat dikarenakan oleh interaksi antar manusia dengan alam sekitarnya. Sehingga kita seharusnya menjaga dan melestarikan kebudayaan yang sudah lama kita pertahankan.
Pengertian Perubahan Sosial Budaya menurut para ahli :
  • Max Weber
Pengertian perubahan sosial budaya menurut pendapat Max Weber bahwa perubahan sosial budaya adalah perubahan situasi dalam masyarakat sebagai akibat adanya ketidaksesuaian unsur-unsur di dalamnya (ditulis dalam bukuSociological Writings)
  • Kingsley Davis
Kingsley Davis mengemukakan pendapat mengenai perubahan Budaya, dimana  perubahan yang mencakup segenap cara berpikir dan bertingkah laku, yang timbul karena adanya interaksi yang bersifat komunikatif.
  • W.Kornblum 
Belia berpendapat bahwa perubahan sosial budaya adalah perubahan suatu budaya masyarakat secara bertahap dalam jangka waktu lama.
  • Selo Soemardjan
Selo Soemardjan mengemukakan pendapat mengenai perubahan sosial : adalah semua perubahan yang terjadi pada lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam suatu masyarakat,di mana perubahan tersebut memengaruhi sistem sosialnya. Perubahan sosial yang dimaksud mencakup nilai-nilai dan pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.
  • J.L Gillin dan J.P Gillin 
Ada pendapat terkenal mengenai Perubahan Sosial yang dikemukakan oleh J.L dan J.P Gillin, dimana mereka menyebutkan bahwa perubahan sosial adalah variasi dari mode atau cara-cara hidup yang telah diterima, baik karena perubahan kondisi geografis, dalam kebudayaan materil, komposisi penduduk atau ideologi, maupun disebabkan oleh difusi atau penemuan-penemuan baru dalam kelompok.



PENGERTIAN PENDIDIKAN

1. A. Pendidikan
Pengetian pendidikan
Pengertian Pendidikan  adalah sebagai usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran untuk peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pengertian Pendidikan dapat diartikan sebagai usaha sadar dan sistematis untuk mencapai taraf hidup atau  untuk kemajuan lebih baik. Secara sederhana, Pengertian pendidikan adalah proses pembelajaran bagi peserta didik untuk dapat mengerti, paham, dan membuat manusia lebih kritis dalam berpikir.
pengertian pendidikan – Secara Etimologi atau asal-usul, kata pendidikan dalam bahasa inggris disebut dengan education, dalam bahasa latin pendidikan disebut dengan educatum yang tersusun dari dua kata yaitu E dan Duco dimana kata berarti sebuah perkembangan dari dalam ke luar atau dari sedikit banyak, sedangkan Duco berarti erkembangan atau sedang berkembang. Jadi, Secara Etimologi pengertian pendidikan adalah proses mengembangkan kemampuan diri sendiri dan kekuatan individu.  Sedangkan menurut Kamus Bahasa Indonesia, pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan.
Lalu apa pengertian dari pendidikan yang selama ini dijalani manusia. Menurut KBBI kata pendidikan datang dari kata “didik” dengan memperoleh imbuhan “pe” serta akhiran “an”, yang artinya langkah, sistem atau perbuatan mendidik.
Kata pendidikan secara bahasa datang dari kata “pedagogi” yaitu “paid” yang artinya anak serta “agogos” yang artinya menuntun, jadi pedagogi yaitu pengetahuan dalam menuntun anak. Sedang secara istilah pengertian pendidikan adalah satu sistem pengubahan sikap serta perilaku seorang atau kelompok dalam usaha mendewasakan manusia atau peserta didik lewat usaha pengajaran serta kursus.
pengertian pendidikan, Pendidikan dapat diperoleh baik secara formal dan non formal. Pendidikan secara formal diperoleh dengan mengikuti program-program yang telah direncanakan, terstruktur oleh suatu insititusi, departemen atau kementtrian suatu negara seperti di sekolah pendidikan memerlukan sebuah Kurikulum untuk melaksanakan perencanaan penganjaran. Sedangkan pendidikan non formal adalah pengetahuan yang diperoleh dari kehidupan sehari-hari dari berbagai pengalaman baik yang dialami atau dipelajari dari orang lain.

Pengertian Pendidikan Menurut Para Ahli 

Pengetian pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia): Menurut Ki Hajar Dewantara bahwa pengertian pendidikan adalah tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.
Menurut Ahmad D. Marimba: Pengertian pendidikan menurut Ahmad D. Marimba adalah bimbingan atau bimbingan secara sadar oleh pendidik terdapat perkembangan jasmani dan rohani terdidik menuju terbentuknya keperibadian yang utama.
Martinus Jan Langeveld: Pengertian pendidikan menurut Martinus Jan Langeveld bahwa pengertian pendidikan adalah upaya menolong anak untuk dapat melakukan tugas hidupnya secara mandiri supaya dapat bertanggung jawab secara susila. Pendidikan merupakan usaha manusia dewasa dalam membimbing manusia yang belum dewasa menuju kedewasaan.
Gunning dan Kohnstamm: Pengertian pendidikan menurut Gunning dan Kohnstamm adalah proses pembentukan hati nurani. Sebuah pembentukan dan penentuan diri secara etis yang sesuai dengan hati nurani.
Stella Van Petten Henderson: Menurut Stella Van Petten Henderson bahwa pendidikan adalah kombinasi pertumbuhan, perkembangan diri dan warisan sosial.
Carter. V.Good: Pengertian pendidikan menurut Carter V. Good bahwa pendidikan adalah proses perkembangan kecakapan individu dalam sikap dan perilaku bermasyarakat. Proses sosial dimana seseorang dipengaruhi oleh suatu lingkungan yang terorganisir, seperti rumah atau sekolah, sehingga dapat mencapai perkembangan diri dan kecakapan sosial.
Pengetian pendidikan Menurut UU No. 20 Tahun 2003: Pengertian pendidikan berdasarkan UU No.20 Tahun 2003 adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar pesertadidik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara.
Pengetian pendidikan Menurut Kamus Besar Bhs Indonesia (KBBI) : Pendidikan yakni satu sistem evaluasi untuk tiap-tiap individu untuk meraih pengetahuan serta pemahaman yang lebih tinggi tentang object spesifik serta khusus. Pengetahuan yang didapat secara resmi itu menyebabkan pada tiap-tiap individu yakni mempunyai pola fikir, tingkah laku serta akhlak yang sesuai dengan pendidikan yang diperolehnya.
Prof. Herman H. Horn Beliau memiliki pendapat kalau pendidikan yaitu satu sistem dari penyesuaian lebih tinggi untuk makhluk yang sudah berkembang secara fisik serta mental yang bebas dan sadar pada Tuhan seperti termanifestasikan dalam alam sekitar, intelektual, emosional serta tekad dari manusia.
Pengetian pendidikan menurut Driyarkara Pendidikan disimpulkan sebagai satu usaha dalam memanusiakan manusia muda atau pengangkatan manusia muda ke skala yang insani.

Tujuan Pendidikan 

Berdasarkan UU No. 2 Tahun 1985 yang berbunyi bahwa tujuan pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsadan mengembangkan manusia yang seutuhnya yaitu yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan bangsa.
Berdasarkan MPRS No. 2 Tahun 1960 bahwa tujuan pendidikan adalah membentuk pancasilais sejati berdasarkan ketentuan-ketentuan yang dikehendaki oleh pembukaan UUD 1945 dan isi UUD 945.
Tujuan Pendidikan Nasional dalam UUD 1945 (versi Amandemen) 1) Pasal 31, ayat 3 menyebutkan, “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang.” 2) Pasal 31, ayat 5 menyebutkan, “Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjang tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.”
Berdasarkan UU. No.20 Tahun 2003 mengenai Sistem Pendidikan Nasional dalam pasal 3, bahwa tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Tujuan Pendidikan Menurut Unesco  Dalam upaya meningkatkan kualitas suatu bangsa, tidak ada cara lain kecuali melalui peningkatan mutu pendidikan. Berangkat dari pemikiran itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui lembaga UNESCO (United Nations, Educational, Scientific and Cultural Organization) mencanangkan empat pilar pendidikan baik untuk masa sekarang maupun masa depan, yakni: (1) learning to Know, (2) learning to do (3) learning to be, dan (4) learning to live together. Dimana keempat pilar pendidikan tersebut menggabungkan tujuan-tujuan IQ, EQ dan SQ.